[#PSYCHOFACT Vol.1] Zoom Fatigue, Apakah Berpengaruh Terhadap Kesehatan Mental ?

Definisi Zoom Fatigue

Zoom fatigue merupakan sebuah kondisi yang menggambarkan adanya kelelahan terkait dengan penggunaan platform komunikasi virtual secara berlebihan (C. R. Wolf, 2020). Robby Nadler (2020) berpendapat bahwa zoom fatigue istilah umum yang berfungsi sebagai deskripsi untuk gejala yang dialami orang setelah penggunaan teknologi yang berkepanjangan. Banyak yang melaporkan berbagai masalah, umumnya seperti kelelahan (baik fisik maupun mental). Artinya, interaksi yang biasanya tidak melelahkan orang ketika dilakukan dalam konteks face to face sekarang menguras orang ketika interaksi yang sama ini terjadi secara virtual (Robby Nadler, 2020).
Zoom fatigue tidak hanya sebatas kelelahan karena penggunaan aplikasi Zoom yang berlebihan, namun juga mencakup berbagai platform video conference yang digunakan oleh mahasiswa seperti Cisco Webex, Whatsapp Group (WAG) maupun Google Meet (Dina Vebiola, 2020). Rahardjo (2020) mengatakan bahwa media sosial sebagai media pembelajaran yang seharusnya dapat digunakan sebagai coping stress dalam penelitiannya menjadi sumber baru penyebab stress dan kelelahan karena sosial media fatigue yang dialami mahasiswa yang belajar dirumah dan peran aktivitas berinternet telah banyak mengambil banyak aspek dalam kehidupan pribadi individu, terutama tekanan kecemasan terkait Covid-19.
Teori person environment fit memperlihatkan bahwa fatigue bisa muncul karena tekanan yang berlebihan, baik itu dari sisi kognitif maupun psikologis yang terjadi karena ketidak seimbangan tuntuan lingkungan dan kemampuan individu untuk mengatasi masalah (Chou & Yu, 2019).

Gejala Zoom Fatigue

Fosslien & Duffy (dalam Peper, et al., 2021) menyatakan peningkatan laporan mengenai permasalahan dalam pembelajaran online menggunakan zoom tidak hanya berkaitan dengan prestasi akademik, namun juga terdapat peningkatan permasalahan fisik, perilaku dan psikoemosional misalnya sakit pinggang, sakit kepala, sakit perut, mata lelah, sakit leher dan nyeri bahu, makan secara berlebihan atau penurunan intensitas makan secara drastis, kelebihan atau kekurangan tidur, kelebihan atau kekurangan melakukan aktivitas olahraga, peningkatan pikiran yang berkaitan dengan kecemasan atau ketakutan, rasa bosan atau mati rasa, depresi atau kesedihan mendalam, kemarahan atau permusuhan.

Dampak Zoom Fatigue Terhadap Kesehatan Mental

Pustikasari & Fitriyanti (2021) dalam penelitiannya menyebutkan bahwa social media fatigue dapat menjadi salah satu penyebab munculnya tekanan yang berlebih pada seseorang. Berdasarkan pernyataan tersebut dapat diketahui bahwa zoom fatigue dan stress menjadi 2 hal yang saling terhubung antara satu sama lain. Ketika seseorang mengalami zoom fatigue maka orang tersebut cenderung akan mengalami stress. Timbulnya permasalahan jaringan, hambatan kuota internet, hingga kelelahan fisik menjadi faktor pemicu munculnya stress dalam diri individu. Kesehatan mental individu akan cenderung terganggu ketika seseorang mengalami zoom fatigue.

Cara mengatasi Zoom Fatigue

Adapun cara untuk meredakan Zoom Fatigue dapat dengan mengurangi stimuli dilayar selama melakukan telekonferensi. Fossilen dan Duffy (2020) dalam konferensi bisnis Harvard menyarankan untuk memberikan fokus lain pada mata seperti meminimalkan tab atau mengalihkan pandangan dari layar sepenuhnya selama beberapa detik sesekali. Selain itu, dapat dengan membatasi durasi/waktu pembelajaran dan menggunakan media alternatif lain seperti melakukan panggilan via audio, chat di grup atau komunikasi via e-mail. Modifikasi media pembelajaran dengan berbagai aplikasi yang tidak memerlukan konsentrasi yang tinggi diperlukan sehingga kelelahan dan stress pada mahasiswa tidak terjadi.

Daftar Pustaka
Argaheni, Niken Bayu. 2020. Sistematik Review: Dampak Perkuliahan Daring saat Pandemi Covid-19 terhadap Mahasiswa Indonesia. Placentum: Jurnal ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya, Vol. 8 (2), 99-108.
C. R. Wolf, “Virtual Platforms Are Helpful Tools but Can Add to Our Stress | Psychology Today,” Psychological Today, May 14, 2020. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-desk-the-mental-health-lawyer/202005/virtual-platforms-are-helpful-tools-can-add-our-stress, diakses 6 Juni 2021.
Hidayati, F. R., & Irwansyah, I. (2021). Avoiding Zoom Fatigue: The Uses and Gratifications on Social Media. Jurnal Komunikasi, Vol.9 (1), 95-104.
Kuntardi, Dina Vebiola S. 2020. Zoom Fatigue dan Keberfungsian Sosial di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Publisitas, Vol. 7 (2), 72-79. https://doi.org/10.37858/publisitas.v7i2.47
Nadler, Robby. 2020. Understanding “Zoom fatigue”: Theorizing spatial dynamics as third skins in computer-mediated communication. Computers and Composition 58 (2020) 102613.
Pustikasari, A & Lia Fitriyanti. 2021. Stress dan Zoom Fatigue pada Mahasiswa selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Kesehatan, Vol. 3 (1), 25-37. DOI: https://doi.org/10.37012/jik.v13i1.467
Peper, et al. (2021). Avoid zoom fatigue, be present and learn. International Society for Neuroregulation & Research, 8(1):47-56. doi:10.15540/nr.8.1.47

Disusun oleh: Divisi Penalaran75% – تسوق أونلاين في السعودية مع خصم 25 , أحذية ازياء رياضية الجري للرجال , adidas copa mundials in color today schedule 2016 , نمشي | Ataf.pl – All Truth All Fresh: Sneakersy, Streetwear & Więcej

Follow us on social media :

Tinggalkan Balasan