Sharing and Counseling 2017

Penyerahan cinderamata oleh Ketua pelaksana Rani Rantika (pojok kiri), Ketua BEM FPPsi Kadek Dody Pranata (Kedua dari kiri) kepada pimpinan Panti Asuhan Sunan Giri Bapak Shukron (kanan)

Sabtu, 13 Mei 2017 pukul 14.00 waktu setempat adalah hari yang paling dinanti oleh semua bagian dari kegiatan Sharing and Counseling bertajuk sex education : kenali, lindungi, mandiri. Acara yang dihelat di Panti Asuhan Sunan Giri dan ditujukan untuk anak-anak panti asuhan Sunan Giri ini dimulai dengan sambutan dari ketua plaksana Rani Rantika serta perwakilan Fakultas BEM Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang oleh Ibu Gamma Rahmita sekaligus pemateri sex education, yang kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari perwakilan Panti Asuhan Sunan Giri Bapak Sukhron.

Pembukaan acara para anak-anak panti diberikan selembar kertas untuk menuliskan paper problem dan menuliskan apa saja masalah yang sedang dihadapi kemudian acara dilanjutkan oleh materi sex education dimana dalam materi tersebut anak-anak panti diberikan pengetahuan mengenai bagaimana merawat dan menjaga tubuh yang dimilikinya, serta tips dan trik dalam menjaga diri terhadap tindak kejahatan yang semakin marak di era digital ini,  acara berlangsung sangat interaktif dimana anak-anak panti sangat antusias untuk bertanya seputar sex education tersebut.

Acara semakin meriah ketika para panitia Sharing and Counseling 2017 memberikan games yang memancing kecerdasan para adik-adik panti asuhan Sunan Giri, tidak hanya games yang menguras otak panitia Sharing and Counseling 2017 juga memberikan games yang mengundang gelak tawa bertema “jika aku… maka…”

Akhirnya gong yang ditunggu-tunggu pun datang juga yaitu kegiatan counseling yang difasilitatori oleh volunter konselor Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang yang diberikan pelatihan sehari sebelumnya, dikegiatan tersebut anak-anak panti asuhan Sunan Giri menceritakan segala permasalahan yang dihadapinya. Banyak cerita unik yang tergambar dari proses konseling tersebut mulai dari permasalahan sederhana, hingga yang permasalahan yang cukup pelik ternyata menaungi kehidupan adik-adik panti asuhan Sunan Giri, mereka pun sangat antusias dalam menceritakan permasalahan kepada para volunter.

Tidak hanya sampai di sana para anak-anak panti juga diberikan media untuk menulis harapannya di sebuah sticky notes yang ditempelkan dipapan foam, dimana dengan hal tersebut adik-adik panti asuhan Sunan Giri bisa menulis cita-cita dan harapan yang ingin dicapainya dan suatu saat bisa mewujudkannya dengan melihat tulisan disiticky notesnya. Namun sayangnya ketika ada perjumpaan tentunya  perpisahanpun menyertainya, di akhir acara ada penyerahan cinderamata dan sedikit sembako dari BEM FPPsi UM kepada pihak Panti Asuhan Sunan Giri, Malang dimana hal tersebut juga disertai harapan semoga hubungan antara BEM Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang dan Panti Asuhan Sunan Giri tetap berlanjut dan semoga manfaat dari acara Sharing and Counseling 2017 bisa sampai kepada semua pihal. Amiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *